Eksekusi Terpidana Bom Bali 1 ”Akhir Perjalanan Amrozi cs”

Misteri pelaksanaan eksekusi mati terhadap tiga terpidana bom bali I Amrozi, Ali Gufron, dan Imam Samudera akhirnya terkuak. Mereka dieksekusi mati Minggu dini hari sekitar pukul 00.15 WIB di Lembah Nirbaya sekitar satu setengah kilometer dari LP Batu Nusakambangan.

Waktu pelaksanaan eksekusi terhadap ketiga terpidana ini memang sempat menimbulkan pertanyaan, karena sempat beredar kabar bahwa ketiganya akan dieksekusi sabtu dini hari. Namun informasi tersebut ternyata tidak benar dan ketiganya dikabarkan masih bugar hingga sabtu pagi.

Proses eksekusi ketiga terpidana tersebut dilakukan oleh tiga regu tembak dari Brimob Polda Jateng yang masing-masing berjumlah 10 orang. Dan peluru berhasil bersarang di jantung ketiga terpidana tersebut. Saat proses eksekusi ketiga terpidana menolak untuk ditutup matanya dengan alasan yang tidak diberitahukan.

Saat jenazah tiba dikeluarganya masing-masing untuk dimakamkan ribuan orang baik dari masyrakat maupun beberapa ormas Islam berdatangan untuk melihat proses pemakaman ataupun untuk menyampaikan bela sungkawa kepada keluarga terpidana. Sekitar 1.500 polisi diturunkan untuk mengamankan proses pemakaman. Gema takbir tak henti-hentinya berkumandang selama proses pemakaman, bahkan nyaris terjadi kericuhan saat beberapa ormas melarang wartawan untuk mengambil gambar proses pemakaman dan melarang polisi untuk masuk ke masjid saat proses shalat jenazah.

Di tempat lain tidak beberapa lama pasca eksekusi mati kedubes Australia menerima ancaman bom. Namun tim gegana yang diturunkan tidak menemukan bom di sekitar kedubes Australia. Ancaman bom juga diterima beberapa tempat-tempat umum lain di berbagai kota.

Terlepas dari eksekusi ketiga terpidana Bom Bali I apakah Indonesia akan terlepas dari ancaman teroris dan situasi akan kembali kondusif sehingga mengembalikan nama baik Indonesia di mata dunia, atau malah sebaliknya ancaman bom dan kekacauan akan kembali menggelayuti bangsa ini ? entahlah, namun kita semua tentu mengharapkan tidak ada lagi dendam dari kelompok yang tidak setuju dengan eksekusi ini dan tidak ada lagi tindak teroris di bangsa ini dan kita akan kembali melihat Indonesia yang aman, tentram, dan damai dari sabang sampai merauke. Peace. :->